Entries from April 2008

Fitna, berkelanjutan…

April 10, 2008 · Leave a Comment

Undang Undah Informasi dan Transaksi Elektronik sudah disahkan sejak 25 Maret 2008 yang lalu, tanpa ada masyarakat pers yang tahu. Hmm.. Baca punya baca sih, DPR secara tersembunyi tetap menyelenggarakan rapat pengesahan RUU ini. Dimana kebebasan informasi kalau begini?

Apakah kalian tahu, Indonesia menempati posisi pertama didunia dalam pencarian di search engine di dunia oleh karena film ‘Fitna’, sedangkan negara-negara Islam lainnya seperti Saudi Arabia tidak mendapat peringkat, walaupun hanya 10 besarnya. Link. Hmm.. Gara-gara film ‘Fitna’ yang (mungkin dan pasti) memicu RUU ini, beberapa situs di block oleh pemerintah Indonesia. Kita negara apa? Katanya demokrasi, tapi kok informasi yang seharusnya tidak memicu perdebatan yang panjang seperti ini di black-list oleh pemerintah.

Dengan dimatikannya YouTube, dan sejumlah website penyedia video, matilah sudah kebebasan informasi dan teknologi negara kita. Kenapa tidak sekalian saja internet dimatikan? Agar semua informasi yang masuk, hanya dari pemerintah. Kalau begini, lebih baik ubah saja ideologi negara kita jadi komunis.

Categories: private whisper
Tagged: ,

FITNA by Geert Wilders

April 3, 2008 · 2 Comments

Beberapa dari kalian mungkin sudah mendengar atau bahkan menonton film yang paling dibicarakan saat ini. Fitna, disutradai oleh Geert Wilders (yang merupakan anggota Parlemen asal Belanda) dan didistribusikan melalui LiveLeak (salah satu website untuk sharing video, yang mirip dengan YouTube). Film berdurasi sekitar 15 menitan ini mengundang banyak sekali kecaman dari berbagai negara, well, pastinya termasuk Indonesia, karena film yang berbentuk dokumentasi, menayangkan potongan-potongan gambar-gambar yang diambil dari berbagai kejadian yang melibatkan aksi teroris seperti kejadian World Trade Center, pengeboman kereta di Madrid, dan pembunuhan Theo Van Gogh (seorang sutradara Belanda yang dibunuh oleh Mohammed Bouyeri di tahun 2004.

fitna the movie

Film ini dimulai dengan peringatan bahwa film ini mengandung “very shocking images”. Lalu terpampang karikatur Nabi Muhammad dengan bom di kepalanya.

mohammed cartoon

Fitna menayangkan beberapa surat dari Al-Quran yang menyaratkan bahwa didalam Al-Quran, nabi Muhammad melegalkan pembunuhan (bahkan massal) apabila ada yang merendahkan agama Islam (itu yang gw petik), kemudian setiap chapternya menayangkan gambar dan video yang merupakan cuplikan kejadian-kejadian yang berhubungan dengan Islam. Entah terorisme, protes umat Islam dan korban-korban yang berjatuhan. Sampai ada (ini yang menurut gw paling parah), ada cuplikan seorang anak perempuan berjilbab yang bilang, kalau orang Yahudi itu babi, dan si anak bilang kalau yang bilang itu Koran (Al-Quran). Gila, apa segitu doktrin orang Islam terhadap bangsa Yahudi? Sampai ada cuplikan video orang-orang yang menggunakan jilbab dan cadar berunjuk rasa dan dengan di papannya tertulis dengan jelas kalau mereka mendukung Hitler karena pembinasaan bangsa Yahudi.

fitna screenshot1
fitna screenshot2
rusuh

Masih banyak kejadian-kejadian yang harus dilihat hanya untuk ditelaah, bukan dijadikan bahan kontroversi. Gw ga pro atau kontra tentang film ini. Tapi, bagi gw, segala sesuatu yang melibatkan dengan pembinaan massal, itu ga ada yang benar. Ga ada agama yang mengajarkan kayak gitu. Untuk bunuh diripun, ga ada satu agama pun yang melegalkan bunuh diri itu. Tapi gw setuju dengan kalimat endingnya, non-Muslim harus bertoleransi terhadap Muslim, tapi, kadang-kadang ada aja kejadian Muslim tidak bertoleransi sama sekali sama pihak non-Muslim. Di Indonesia, banyak sekali kejadian kayak gitu. Kayak di Malam Natal, kita ke gereja, tapi tetep harus dag dig dug dengan adanya ancaman bom yang biasa terjadi. Tapi, giliran puasa, kita (non-Muslim) bakal diliatin kalo makan atau minum atau ngerokok di jalanan, padahal bukannya negara kita itu mengakui 5 agama? Tapi kenapa berasa di Indonesia cuma mengakui 1 agama aja, yaitu Islam? Itu yang kadang-kadang ga gw terima.

Trus juga, gw baca dari bulletin board seseorang di Friendster. Malaysia (kayaknya, soalnya ditulis dalam bahasa Melayu), memboikot barang-barang asal negeri Belanda. Here’s the copy:

gara2 filem ‘FITNA’ yang mencetuskan
kemarahan umat islam serata dunia
kerana telah menghina agama kita..

MEMANG MELAMPAU..KEBEBASAN BERSUARA DI
BELANDA ADA BATASANNYA TETAPI BUKAN
SEHINGGA MENGHINA AGAMA KITA..UMAT
ISLAM TERUSKAN MEMULAUKAN BARANGAN INI
JIKA ANDA SAYANGKAN AGAMA KITA.

senarai-senarai produk keluaran BELANDA
(sumber Laman Web PPIM)

1. Dutch Lady – Susu
2. Ferrero Roche – Coklat
3. Wall’s – Ais Krim
4. Ing -Insurans
5. Planta -Magerin
6. Lady’s Choice -Magerin
7. Lipton -Teh
8. Shell -Minyak
9. Knorr -Perisa Makanan
10. Dove -Mandian
11. Sunlight -Magerin/Pencuci Pinggan
12. Radiant -Deodoran
13. Rexona -Deodoran
14. Ponds -Produk Kecantikan
15. Kieldsens -Coklat
16. Slimfast -Produk Pelangsing
17. Lego -Kismis
18. Philips -Barangan Elektrik
19. Duyvis -Makanan Ringan
20. Gouda -Keju
21. Robin -Pencuci Lantai/Pakaian
22. Ariel -Pencuci Lantai/Pakaian
23. Omo -Pencuci Lantai/Pakaian
24. Labello -Lip Balm
25. Pickwick -Teh
26. Venz -Mentega Coklat
27. Kinder Bueno -Coklat
28. Unilever -Syarikat
29. Dumex -Susu Tepung
30. Nutricia -Susu Bayi
31. Sunsilk -Shampoo
32. Fair & Lovely -Produk Kecantikan
33. Lux -Mandian
34. Vaseline -Lip Balm
35. Cif -Pencuci Lantai
36. Surf -Pencuci Kain
37. Wishbone -Pencuci Kain
38. Doriana – Keju Krim
39. Bertolli -Minyak Masak
40. Clear -Shampoo
41. Breeze -Pencuci Kain
42. Sun -Pencuci Kain

halaahh… kalo diboikot barang-barang itu, gimana nasib pekerjanya? Beberapa dari merek dagang yang disebut itu adalah perusahaan gigantic. Kalo di boikot, apa Malaysia udah bisa memproduksi barang yang sama dengan kualitas yang sama dengan research yang sama kayak yang udah diproduksi? Sampai Indonesia ikut-ikutan, waduh, berabe perekonomian negeri ini. Untuk sekedar melarang peredaran film ‘Fitna’ kayaknya udah cukup, walaupun sekarang masih bisa ditonton via YouTube, atau beli DVD bajakan, ga ngaruh kan? Kecuali situs-situs video yang bersangkutan nge-ban video itu sebelum makin banyak yang berkembang. Film itu udah di banned di beberapa negara, asal moral kita ga anarkis sih ga papa, cuma kalo moral kita panasan kayak yang udah kejadian disini. Halah, udah deh, terima nasib. Paling kedutaan Belanda pager-pagernya rusak (atau emang udah?), yah, seharusnya bukan kedutaannya yang dirusakkin, moral orang-orang harus dibenerin, dan moral Geert Wilders juga harus dipertanyakan. *haahh.. capek…*

Categories: private whisper

Long-Distance Relationship

April 2, 2008 · Leave a Comment

Long-Distance Relationship? AAARRRRGGGHHHHHH!!!!! Pertama-tama kalo mendengar kata-kata itu pas mau menjalani hubungan, damn, males banget. Ga usah beda negara, beda kota aja males banget. Pertama-tama, alasan yang sesuai sama keadaan itu, kita ga bisa ketemuan sama pacar kita sesering kalo kita bareng di sebuah kota, ga bisa setiap saat ketemu kalo lagi kangen-kangennya. “Cintaku berat diongkos”, kata pepatah, bener banget. Kalo masih dalam lingkup satu daerah, seenggaknya kita ga mikirin beli tiket pesawat, atau ngumpulin uang lebih buat mengunjungi pacar kita di daerah tetangga, pulsa ga perlu membengkak karena interlokal atau internasional, ga perlu mengalami ‘kebengkakkan mata’ dikarenakan menangis semalaman saking kangennya. Dan gw juga tipe orang yang ga bisa jauh dari orang yang gw sayang.

But, suddenly, damn, gw kemakan omongan sendiri. Sebelumnya, setelah melihat salah satu sahabat gw LD sama pacarnya yang ada di negeri Paman Sam, gw bilang, gw ga mau LD. Capek, apa lagi kalo lagi kangen, blum lagi perbedaan waktu yang jauh, dimana seharusnya kita beraktifitas, pacar kita udah waktunya tidur, dan sebaliknya. Trus, pada awal-awalnya mereka pacaran, sahabat gw sampe nangis-nangis saking kangennya dan sempet beberapa kali meragukan hubungan mereka. Cari-cari kartu telepon internasional, sampe gonta-ganti kartu seluler demi mendapatkan promo untuk telepon internasional. Eh, sekarang, pada akhirnya, gw juga ngerasain hal yang sama.

Sedikit cerita, pacar gw ini adalah temen TK dan SD gw, dulu, pas masih TK, kita deket banget, keluarga kita deket juga. Sampai di jenjang SD, kita udah ga pernah main lagi, karena SD makin banyak temen, dan terpisah dari SMP hingga sekarang. Suatu hari, saat gw lagi browsing-browsing di salah satu situs pertemanan, gw menemukan dia (babe, I found you first), trus kita mulai kirim-kiriman message, trus bertukar id untuk instant-messaging, tukeran no telp, dan akhirnya kita saling jatuh cinta dalam waktu yang singkat dan proses yang ajaib. Bayangin aja, temen yang udah terpisah sekitar 15 tahunan, ketemu dan akhirnya jadian. Orang tua kita yang selanjutnya kita kasih tau, tiba-tiba aja langsung merestui hubungan kita. Kalo ini yang namanya cinta, bener-bener ga ketebak adanya dimana, kapan datangnya, sama siapanya, bagaimana prosesnya. Kalo ini yang namanya jodoh, berarti mungkin dari kecil kita udah dipertemukan, dan terpisah untuk mempersiapkan diri kita masing-masing setelah kita dewasa dan mengerti apa rasanya jatuh cinta, menyayangi seseorang, dan benar-benar peduli sama orang itu.

Miracle happens, but this one is trully miracle for me. Beberapa waktu sebelumnya, gw sempet drop karena patah hati oleh orang yang bener-bener gw sayang, sampe gw bela-belain dia selama lebih dari 2 tahun, dan ternyata setelah putus, dia bener-bener berubah jadi orang yang paling gw benci karena kelakuannya dan pemikirannya. Berkali-kali mencoba hubungan yang baru, ternyata semuanya ga berhasil sesuai dengan yang gw harapkan. Akhirnya, tanpa ada rencana apa-apa, gw jatuh cinta sama orang yang belum gw tau seperti apa bentuknya sekarang. And I trully loves him. Mungkin lo berpikir kalo ini cuma emosi sesaat ketika gw lagi down, tiba-tiba ada seseorang yang dateng, dan kemudian jatuh cinta. Well, he saved me from the broken-hearted. At least, sama dia gw ga perlu nangis bombay, karena gw ga perlu kehadiran nyatanya dia dideket gw, tapi gw tau kalo dia selalu ada buat gw.

LD melibatkan semua aspek terkecuali fisik. Emosi disini benar-benar bermain, kenapa? Karena kita ga ngerasain kehadirannya dideket kita. Kayak kemarin pas dia ga ada kabar, kalo pacar gw di Jakarta, gw bisa ngamuk-ngamuk karena seharian ga ada kabar, tapi sekarang, gw mau marah mikir juga. Udah jauh, jangan ditambahin masalah-masalah sepele yang bisa berakibat pertengkaran. Yang lo mau cuma nunjukkin rasa sayang lo ke dia, ga ada yang lain. Yang lo mau cuma nunjukkin betapa lo care sama dia, even thou’ you are not with him/her. All you want to do is to love him. That’s it. Dan setelah semua rintangan bisa dihadapi saat lo ber-Long-Distanced-ria, kayaknya semua hal di dunia ini ga ada yang bisa misahin lo. Quite cheesy, but that’s the way it is, you have sacrifice a lot for this kind of relationship, and when you already back together, there’s nothing could ever separate you apart.

Gw masih menjalani hubungan ini, tapi udah tau mau dibawa kemana. Komitmen kita udah jelas, dan sekarang tinggal waktu dan emosi yang berbicara.

Categories: private whisper